Tuhan tau apa yang kita butuhkan , bukan apa yang kita inginkan

.
RSS
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label buku. Tampilkan semua postingan

Pretty Prita

ada yang mengatakan "lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali".
Bisa dikatakan saya itu telmi alias telat mikir. Kenapa engga kepikiran untuk baca buku, kenapa engga sisihin uang saku buat nabung terus beli buku? jawabannya simpel.karena saya tidak pernah menabung.piyuh. Dampak krismon makin melilit hidup.

"selalu saya katakan kawan, hidup ini menyedihkan kadang-kadang" kata andera hirata dalam bukunya.
sebenernya pengen ngebahas apa ya??
*garuk-garuk pala, kutu pada sesak napas*
oh ya... si telmi. kenapa dia??perasaan okeh okeh aja tuh. riiillii??
terus...(mulai gaduh kaya ibu-ibu ngerumpi ditukang sayur)
hayah!!!
serius please!
oke. kamera rolling . A C T I O N !

saya ingin coba berbagi sedikit tentang buku yang saya baca dan menamatkan beberapa jam yang lampau.
Judulnya Pretty zinta. eh Pretty Prita


kakak-kakak,adik-adik, mas-mas, om-om, ncang encing nyak babe, Pasti udah pada tau kan?
karena ini buku bukan buku baru bahkan saat menyewa bukunya udah berubah warna, udah pake streples, bersampul bening, tapi ya masih bugarlah dibanding ama bendera pusaka kita(dipegang ancur)

Ceritanya memang bagus, unik, engga basi,engga gampang ditebak, lucu, banyak pelajaran(khususnya buat para muda yang merangkak kepala 3:istilah mendekati pelaminan, bahasanya juga enak didenger, engga kaku tapi ada kesan elegannya, peristiwa-peristiwa tak terduga, kehidupan modren(begitu ga ya tulisannya modren?) yang menarik lagi penulisnya keren loh. apa urusan!
namanya Andrei Aksana(kebetulan yang punya blog ini demen ama yang nama'a berbau andre ) tanya kenapa?. au dah tanya aja ndere!

Dari dulu entah mengapa aku suka cowo yang super sibuk dengan kehidupannya. Maksudnya dia menikmati hidupnya, pekerjaanya , hobinya. baginya engga ada waktu yang terbuang sia-sia. mungkin ini juga karakter dari farrel. Maskulin, engga lebeh, engga romantis, selera humoris, pas deh.
Tapi ya no bady perfect coy.
ternyata dugaan itu engga selalu menyenangkan.
Saat ia benar-benar berkecimpung didunianya sendiri tampa peduli dunia lain(bukan uka-uka atau jerit malam loh) pokoknya sangat egois, tingkat kepekaan yang minim BGT.
itu yang di rasain GAby cewe farrel, mereka jadian udah 3 tahun tapi engga ada tanda-tanda farrel akan meminangnya. Dengan alasan. yah itu tadi.

hal-hal yang tak terduga
>ketika farel berubah menjadi seorang cewek cantik, modis,trendsetter
>Ketika ide gilanya menambah kesuksesan karir si prita
>keitka ia sadar dalam koma selama 1 minggu
>saat Gaby menggandeng Marcus sbg pacar barunya
>dan ending yang mengharukan :"(
>dan kalimat-kaliamt terakhir yang menggelikan untuk para pejantan tangguh

Hikmah
1. Walaupun ga menyampaikan sisi ini, tetapi bisa juga dikaitkan
hubungan baik yang harus dibina dengan ALLAH, orang tua, pacar, orang tua pacar, keluarga besar , kolega. Karena kita hidup tidak sendirian. Walaupun punya kesibukan yang amat padat tetap kita harus menyadari siapa diri kita.

2.Kepekaan.Mendengarkan, memahami, mengerti, menghargai orang yang sudah peduli pada kita.walaupun kita tak pernah menginginkan itu.

3.Hukum karma berlaku. selalu.

4.Belajar dari kesalahan dan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaikinya walapun terlihat udah amat terlambat. ibarat nasi udah jadi ketan, tapi seperti moto yg diatas "lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali"

5.segaul dan sebebas apapun pergaulan di dunia, ingat satu hal para cewe. jaga barang berharga mu. CAMKAN!! saya ulangi . harta paling berharga dan wajib dilindungi.

" dengan membaca kita bisa mengambil hikmah dalam setiap adegan,seperti mempelajari peritstiwa tampa harus mengalaminya sendiri"



cukup sekian dulu .
tampa basa - basi saya undur diri

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

padang bulan ( tanjong pandan)

pagi yang cerah, diawali dengan lembaran padang bulan kisah romantika kehidupan yang mengerikan kadang-kadang, begitu sepenggal kalimat yang diutarakan andrea hirata dalam buku dwiloginya yang mulai ku jelajahi sejak kemarin malam.

Dari awal mula terbitnya laskar pelanngi saya merasakan ada yang beda dengan sosok ini. aku mulai menjatuhkan butiran hati untuk mulai mengarungi kisah-kisahnya dalam bukunya yang spektakuler itu. Buku yang telah menyeruak kepelosok kerak bumi.

Dan kali ini ia kembali membuat mulut saya menganga hingga dengan ramah-tamah mempersilahkan lalat nakal itu mengintip gigi bolong saya.
Ini bukan rekayasa. menguak kisah nyata dipelosok negri ini.
Terpana kagum akan kehidupan para tokoh tentang kesederhanaan, kepolosan, perjuangan , kebahagian yang tak akan dirasakan orang-orang berbaju harum, berambut klimis, bersepatu licin bak prosotan tk *saking mengkilat dan licinnya*.

aku baru membaca di halman 35, tapi begitu banyak kata-kata yang tak terlupa dan sangat bagus untuk diingat.

"syalimah tak perlu dibelikan harta benda, baginya zamzami adalah hartanya yang paling berharga, melebihi segalanya. laki-laki sangat penyayang keluarga hingga syalimah tidak memerlukan harta apapun yang ada di dunia ini".

Aku benar-benar terhanyut dalam sebuah kisah pahit yang dikemas denga kantong transparan dan ringan.
Disini andrea mengisahkan tentang keluarga yang dikarunia 4 anak. Anak tertua bernama Enong. Bocah yang duduk dikelas 6 SD harus putus sekolah karena dampak predikat "anak yatim" yang kini ia sandang.
aku kembali mengaca di cermin bundar.Mencoba menggali kehidupan ku yang mungkin ada kesamaan dengan bocah malang itu, tepatnya sama-sama berpredikat "anak yatim".

Aku juga merasakan lirikan mata-mata iba saat mengantarkan papa keperistirahatan terakhirnya. Saat tenaga ini terkuras habis hingga tak kuat lagi mengayun langkah menuju rumah. Saat teman berduyun datang memberi seonggok ketegaran dan kekuatan.
Saat penglihatan mama nanar, saat adik ku tertegun kaku menyembunyikan diamond kehilangan.
Saat kursi meja di masukkan kedalam kamar, saat tikar dan karpet di perjajakan.

Dan menjalani hari-hari setelah itu tampa ayah. Seorang laki-laki tua pendiam, taat, tak modern, sederhana, gigih, rajin beribadah, tekun membaca dan satu hal yang membuat papa berbeda diantara kami. Ia seorang yang suka menulis. Apapun itu, dari hal terpenting hingga hal yang orang lain anggap sepele. Baginya semua penting. Karena hidup ini penting utnuk dimaknai. Diari bersampul biru muda bergambar seorang laki-laki duduk dikursi belajar.
Diari itu :") *lap ingus dulu*
Setelah aku dewasa aku baru terpikir ternyata papa tidak sekuno yang aku kira. hee

Beberapa hari setelah kepergian papa, mama membereskan perpustakaan papa(yang terdiri dari susunan papan yang ia buat sendiri disebelahnya dijadikan mama tempat penyimpanan perkakas ala ibu-ibu).
tumpukan buku-buku berdebu membuat aku sesak napas. tapi tak sia-sia aku menemukan harta karun papa. ya. Buku diarinya. Disana tertera tanggal kelahiran keluarga,pernikahan entah sapa saja (ga bisa disebutin satu-satu) waktu ia wisuda, naik kudo-kudo rumah, waktu aku masuk TK, waktu si anu pergi kejakarta, semua tertera ditinta hitam yang mulai dilunturkan waktu.

Hal ini yang membuat aku bersemangat untuk mulai menulis. apaun itu. akan aku tulis berharap kelak bisa mengahasilkan karya yang bermamfaat bagi umat. setidaknya bagi saya pribadi., menjadikan saya pribadi yang lebih baik. ingin mengukir senyum papa disurga. :)

aihhh... kenapa jadi melenceng dari pembahasan ya??
yah.. ga masalah , ibaratnya andera hirata di padang bulan, kisah enong diselangi dengan kejadian unik dan keadaan didalam komunitas masyarakat setempat dan untuk mempertajam plot cerita.

back to si Enong. gadis amat belia yang harus menaggung beban hidup yang amat berat. pergi merantau, untuk kali pertama berpisah dari keluarga. ibu dan ketiga adiknya dengan berat melepas kepergian enong.
ah..ingat kisah ku lagi kan? abis hampir sama dengan yang aku alami walaupun engga seberat yang dilalui si enong.
Aku semakin bersyukur dengan alur hidup yang TUHAN telah berikan untuk ku.
aku berjuta miliar lebih beruntung dibanding si enong.

Enong hilir mudik mencari pekerjaan. Dari penjaga toko, pergi pabrik-pabrik, pembantu rumah tangga semua pekerjaan itu dengan lembut menendangnya keluar.
tubuh mungil tapatnya kurus, dengan baju ala pergi mengaji, kerudung lusuh, bibir pias tak tersentuh lips gincu, dan wajah pucat basi kurang makan membuat merak berpikir ia tak akan kuat bekerja.
bagaimana kisah selanjutnya? apakah si enong mendapatkan pekerjaa? karena pencerahan alias receh pemberian ibunya semakin tiris.
apakah ia mampu bertahan hidup diperantauan sorang diri?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Followers